Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius Bab 17

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius Bab 17

Bab 17 

Cahaya matahari terbenam menyinari uang emas itu hingga terlihat sangat berkilau

Budi memungut uang emas itu, lalu menggosoknya ke baju sebelum menggigitnya. Kemudian, ekspresinya pun bertambah muram. Dari mana kamu mendapatkannya!” 

Sebatang uang emas sudah bernilai 100 ribu gabak. Ditambah dengan uang perak dan koin perunggu, totalnya sudah 180 ribu gabak. Kenapa Wira bisa punya begitu banyak uang?! 

Kamu nggak perlu tahu!Wira langsung menjawab dengan ketus, Aku cuman mau tanya, itu emas apa bukan?” 

Para warga dusun juga menatap Budi

Wira sudah memberikan semua yang Budi minta, mereka mau tahu bagaimana rentenir ini mau mencari alasan lagi

Emas ini agak keras, pasti sudah dicampur dengan perunggu. Aku cuman terima emas murni!” 

Budi mengabaikan bekas gigitannya di batang emas, lalu mencari alasan lain untuk menolak

Dicampur perunggu? Hei! Memangnya gigimu begitu kuat sampai bisa meninggalkan bekas gigitan di perunggu

bertambah muram. Dari mana kamu mendapatkannya

Sebatang uang emas sudah bernilai 100 ribu gabak. Ditambah dengan uang perak dan koin perunggu, totalnya sudah 180 ribu gabak. Kenapa Wira bisa punya begitu banyak uang?! 

Kamu nggak perlu tahu!Wira langsung menjawab dengan ketus, Aku cuman mau tanya, itu emas apa bukan?” 

Para warga dusun juga menatap Budi

Wira sudah memberikan semua yang Budi minta, mereka mau tahu bagaimana rentenir ini mau mencari alasan lagi

Emas ini agak keras, pasti sudah dicampur dengan perunggu. Aku cuman terima emas murni!” 

Budi mengabaikan bekas gigitannya di batang emas, lalu mencari alasan lain untuk menolak

Dicampur perunggu? Hei! Memangnya gigimu begitu kuat sampai bisa meninggalkan bekas gigitan di perunggu? Kenapa kamu begitu nggak tahu malu?” 

Amarah semua warga dusun sudah terpancing

Danu dan Sony juga mengepalkan tangan mereka. Budi sudah keterlaluan

Dasar nggak manusiawi! Meski harus masuk penjara, aku 

mencari alasan lain untuk menolak

Dicampur perunggu? Hei! Memangnya gigimu begitu kuat sampai bisa meninggalkan bekas gigitan di perunggu? Kenapa kamu begitu nggak tahu malu?” 

Amarah semua warga dusun sudah terpancing

Danu dan Sony juga mengepalkan tangan mereka. Budi 

sudah keterlaluan

Dasar nggak manusiawi! Meski harus masuk penjara, aku juga harus menghajarmu!” 

Amarah Doddy pun meledak. Dia hendak bertindak, tetapi malah dicegah Wira.” 

Agus juga mengerutkan keningnya. Kali ini Budi memang sudah keterlaluan.‘ 

Wulan juga kebingungan. Dia sudah tidak tahu harus berbuat apa

Budi, hari ini kamu memang sudah memutuskan untuk mempersulitku, ya?” 

Wira menatapnya tanpa ekspresi. Tatapannya terlihat sangat tajam dan mengerikan

Benar!Budi tersenyum sinis sambil berkata, Asalkan aku nggak setuju, kamu nggak bakal bisa bayar utang. Kalau kamu nggak terima, kita boleh pergi ke pengadilan daerah 

ni kita sudah nggak bisa pergi ke sana Resol 

Wulan juga kebingungan. Dia sudah tidak tahu harus 

berbuat apa

Budi, hari ini kamu memang sudah memutuskan untuk mempersulitku, ya?” 

Wira menatapnya tanpa ekspresi. Tatapannya terlihat sangat tajam dan mengerikan

Benar!Budi tersenyum sinis sambil berkata, Asalkan aku nggak setuju, kamu nggak bakal bisa bayar utang. Kalau kamu nggak terima, kita boleh pergi ke pengadilan daerah. Tapi hari ini, kita sudah nggak bisa pergi ke sana. Besok, kamu sudah jadi budakku. Kamu punya hak apa lagi untuk menuntutku?” 

Wira mengerutkan keningnya. Jadi, kamu mau bertindak seenaknya?” 

Budi berkata dengan mendominasi, Benar! Memangnya kamu bisa apa? Aku punya anak buah dan kedudukan, sedangkan kamu cuman pemboros yang…. Ah!” 

Nggak mau selesaikan baikbaik? Oke!” 

Wira sudah tidak bisa menahan tindakan Budi yang keterlaluan. Dia pun langsung meninju wajah Budi

Ah!” 

Budi terpental ke lantai, sudut bibirnya juga berdarah. Dia merasa takut, tetapi juga marah. Kakamu berani 

memukulku?” 

+15 BONUS 

Nggak mau selesaikan baikbaik? Oke!” 

Wira sudah tidak bisa menahan tindakan Budi yang keterlaluan. Dia pun langsung meninju wajah Budi

Ah!” 

Budi terpental ke lantai, sudut bibirnya juga berdarah. Dia merasa takut, tetapi juga marah. Kakamu berani 

memukulku?” 

Sebagai kepala desa dari Desa Pimola, bahkan pemimpin dusun juga harus bersikap hormat terhadapnya. Para warga desa juga langsung ketakutan saat melihatnya. Jadi, belum ada yang pernah memukulnya

Apalagi, Budi juga datang bersama empat anak buahnya. Ini juga merupakan alasan kenapa dia berani bersikap 

seenaknya

Bagaimanapun juga, Budi memiliki banyak anak buah dan juga mengerti jelas tentang sistem pengadilan daerah

Para warga dusun juga tercengang. Tidak ada yang menyangka Wira berani memukul Budi

Agus langsung bersyukur dia tidak lanjut membela Budi setelah Wira kembali

Memangnya kamu pikir kamu itu hebat? Kamu cuman seorang pejabat kecil yang nggak ada apaapanya! Tapi, kamu malah berani menindas warga desa?” 

Agus langsung bersyukur dia tidak lanjut membela Budi setelah Wira kembali

Memangnya kamu pikir kamu itu hebat? Kamu cuman seorang pejabat kecil yang nggak ada apaapanya! Tapi, kamu malah berani menindas warga desa?” 

Warga desa memang nggak berani memukulmu, tapi aku berani! Kalau kamu punya nyali, silakan tuntut aku ke pengadilan daerah! Aku mau tahu pihak pengadilan lebih percaya sama kamu atau aku yang merupakan seorang pelajar! Aku nggak percaya kamu bisa memenangkan hati pemimpin kabupaten!” 

Wira langsung memaki dan menendang Budi yang tersungkur di lantai

Dia benarbenar tidak menyangka pejabat kecil di era ini begitu arogan

Berhubung pemilik tubuh sebelumnya sangat boros dan berkarakter buruk, Budi mengira tidak akan ada yang membantunya. Jadi, Budi pun ingin mencelakainya

Sayangnya, Budi sudah salah. Wira sudah melewati dimensi dan datang ke tempat ini. Dia tidak akan membiarkan dirinya ditindas

Ah! Beraninya kamu memukulku! Kamu memang sudah bosan hidup! Cepat hajar dia!teriak Budi

Keempat anak buah Budi hendak menyerang Wira, tetapi 

+15 BONUS 

Sayangnya, Budi sudah salah. Wira sudah melewati dimensi dan datang ke tempat ini. Dia tidak akan membiarkan dirinya ditindas

Ah! Beraninya kamu memukulku! Kamu memang sudah bosan hidup! Cepat hajar dia!teriak Budi

Keempat anak buah Budi hendak menyerang Wira, tetapi Doddy langsung menjatuhkan mereka sendirian.

Dia berlatih bela diri!Budi langsung ketakutan

Selama ini, Budi berani bersikap begitu arogan karena mempunyai status sebagai kepala desa dan mempunyai 

anak buah

Sekarang, Doddy malah bisa dengan mudahnya 

mengalahkan keempat anak buahnya yang jago berkelahi. Sementara Wira juga tidak takut pada statusnya sebagai kepala desa

Gawat

Wira terus menendangnya tanpa ampun

Ah….” 


Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Score 9.9
Status: Ongoing Type: Author: Artist: Released: 12/18/2023 Native Language: indonesia
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius" is a novel exploring the adventures of a brilliant mind navigating the intricacies of time. Fusing science fiction and intellect, the story delves into the genius's journey through temporal dimensions, unraveling mysteries that challenge the boundaries of knowledge and reality.  

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Detail Novel

Title: Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius
Publisher: Rebootes.com
Ratings: 9.3 (Very Good)
Genre: Romance, Billionaire
Language: indonesia

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Sinopsis/Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Terlempar ke masa lalu, Wira menemukan dirinya di sebuah rumah kumuh tanpa harta. Ternyata, dia masuk ke tubuh sarjana tidak berguna yang hanya tahu berfoya-foya dan menyakiti istri.Tidak bisa! Wira yang di dunianya seorang sarjana genius tidak terima nasib ini! Dia akan mengubahnya!Dengan seribu satu cara yang dia ketahui dari masa depan, Wira akan membuat dirinya orang terkaya di kerajaan!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Options

not work with dark mode
Reset